DLH Kutim Teliti Lokasi TPA Baru, Prioritaskan Keamanan Lahan dan Kepatuhan Regulasi

waktu baca 2 menit
Sabtu, 15 Nov 2025 18:06 0 41 Redaksi

Kutai Timur – Upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Kabupaten Kutai Timur terus dilakukan oleh pemerintah daerah melalui serangkaian kajian mendalam terhadap lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru.

Penentuan titik yang tepat dianggap sebagai langkah strategis yang sangat penting agar fasilitas yang dibangun nantinya tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga memenuhi seluruh aspek legal, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur saat ini tengah mengevaluasi sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi untuk menjadi lokasi TPA baru. Proses kajian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kelayakan lokasi, aksesibilitas, kondisi lahan, hingga status hukum dan kepemilikan wilayah tersebut. Hal ini dilakukan agar pembangunan TPA baru dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan masalah di kemudian hari.

Sekretaris DLH Kutim, Andi Palesangi, menyampaikan bahwa beberapa calon lokasi telah memasuki tahap peninjauan awal. Ia menyebutkan, “Saat ini ada beberapa titik yang kami pertimbangkan sebagai lokasi TPA baru, seperti di Desa Lepoq Baru di Kecamatan Muara Ancalong, serta area di Dusun Kabo yang masih dikaji lebih lanjut. Namun, wilayah Kabo menghadapi keterbatasan karena sebagian areanya berada dalam konsesi KPC.”

Andi menegaskan bahwa penetapan lokasi TPA tidak boleh dilakukan secara gegabah. “Menentukan lokasi TPA bukan sekadar melihat kedekatan wilayah, tetapi harus mempertimbangkan faktor teknis, keamanan, dan kejelasan status lahan. Kami tidak ingin nantinya pembangunan dilakukan di area yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum,” ujarnya.

Melalui kajian yang menyeluruh dan sistematis ini, DLH Kutim berharap penetapan lokasi TPA baru dapat dilakukan secara tepat, aman, dan efisien, sehingga dapat mendukung pengelolaan sampah daerah secara optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat Kutai Timur di masa mendatang. (SH/ADV)

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA