Sugiono Dorong Samarinda Tampil Beda di Era IKN

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Mei 2025 09:27 0 73 Redaksi

Anggota DPRD Kaltim, Sugiyono. (Rad/Noisenews.co)

Noisenews.co, Samarinda – Sugiyono, anggota DPRD Kaltim menegaskan bahwa Kota Samarinda harus mampu menonjol dan menunjukkan kemajuan paling pesat sebagai ‘etalase’ Kaltim di tengah sorotan nasional dan internasional. 

“Samarinda ini etalase Kaltim, jadi harus tampil sebagai kota yang tertata dan berkembang pesat,” kata Sugiono.

Sugiono mengatakan dengan hadirnya IKN yang mulai semakin terbentuk, tuntutan terhadap kota penyangga, khususnya Samarinda, akan semakin tinggi. 

Ia juga secara khusus memberikan apresiasi kepada kinerja Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang baru saja memulai periode keduanya.  Sugiono menilai, kepemimpinan Andi Harun telah menunjukkan kemajuan signifikan, terutama dalam pengendalian banjir, yang selama ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Samarinda.

“Di masa Pak Andi Harun, banjir bisa diatasi dengan baik. Meski masih ada beberapa titik banjir, tapi tidak signifikan. Air cepat surut, dan proyek pengendalian terus dijalankan,” kata Sugiono. 

Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam menanggulangi banjir ini bukan hanya sekadar meringankan beban warga, tetapi juga menjadi modal penting bagi Samarinda untuk menarik investasi dan mengembangkan potensi lain di tengah geliat IKN.

Upaya konkret Pemerintah Kota Samarinda dalam menekan angka banjir, seperti proyek drainase terpadu, normalisasi sungai, dan pembangunan kolam retensi, dinilai Sugiono sebagai langkah jitu yang berdampak langsung. 

Dengan adanya IKN, Samarinda diharapkan mampu menjadi pusat pendukung yang kuat, baik dari sisi logistik, SDM, maupun perekonomian. Untuk mencapai itu semua, Sugiono mengatakan kuncinya adalah sinergitas pembangunan, yang selama ini menjadi momok mandeknya pembangunan karena saling kritik.

“Kalau semua pihak kompak, hasilnya akan lebih maksimal,” ujarnya.

DPRD Kaltim siap memberikan dukungan penuh terhadap visi tersebut melalui pengawasan dan penganggaran. 

“Sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, terutama untuk pembangunan IKN yang sangat masif ini,” pungkasnya. (Rad/ADV/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA