Sekda Kaltim Tegaskan Pemkab dan Pemkot Wajib Dukung LPTQ di Benua Etam

waktu baca 2 menit
Minggu, 19 Jan 2025 11:00 0 144 Redaksi

Suasana sertifikasi dewan hakim LPTQ Kaltim. (Ist.)

Noisenews.co, Balikpapan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim, menegaskan pentingnya dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) terhadap keberadaan dan kiprah LPTQ di wilayah masing-masing. 

Hal ini disampaikannya saat membuka acara Sertifikasi Dewan Hakim MTQ/STQ yang digelar LPTQ Kaltim bekerja sama dengan Kementerian Agama RI di Hotel Grand Tjokro, Balikpapan, pada Rabu (17/1/2025).

“Jangan sampai kehadiran LPTQ hanya terasa saat ada MTQ atau STQ. LPTQ harus aktif sepanjang tahun. Saya mengimbau agar LPTQ mulai menggandeng Majelis Taklim dan organisasi lain untuk membumikan Al-Qur’an di seluruh wilayah Kalimantan Timur,” tegas Sri Wahyuni.

Acara ini dihadiri 198 peserta, dengan 108 hadir secara langsung (offline) dan 90 peserta lainnya mengikuti secara daring. 

Ketua Panitia, Dasmiah, yang juga Wakil Ketua II LPTQ Kaltim sekaligus Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim, melaporkan bahwa sertifikasi ini bertujuan meningkatkan kompetensi Dewan Hakim sekaligus mempersiapkan mereka untuk pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi di Kutai Timur pada 2025.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI, Ahmad Zayadi, dalam arahannya menyampaikan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah MTQ Internasional pada 28 Januari–2 Februari 2025 di Jakarta. 

“Tahap prakualifikasi diikuti oleh peserta dari 287 negara, dan 38 negara berhasil masuk ke babak grand final dengan total 60 peserta. Dari jumlah tersebut, Indonesia diwakili oleh empat peserta, dua di antaranya berasal dari Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Dua peserta asal Kaltim, yakni Imranul Karim dari Kutai Timur dan Yasin Abrar dari Samarinda, merupakan Juara 1 Tilawah Dewasa dan Tahfiz 30 Juz pada MTQ Nasional XXX Tahun 2024. 

“Prestasi ini membuktikan bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi besar dalam bidang pengembangan Al-Qur’an,” tambah Wakil Ketua III LPTQ Kaltim, Jauhar Efendi.

Sri Wahyuni pun mengapresiasi capaian ini dan berharap Pemkab/Pemkot di Kaltim semakin aktif mendukung program LPTQ agar generasi muda dapat terus mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Sri Wahyuni optimis LPTQ dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat syiar Al-Qur’an di Kalimantan Timur dan membangun generasi Qur’ani yang berkualitas. 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA