Hut Kutim yang ke 24 disambut gembira oleh seluruh lapisan masyarakat Kutim dan pemangku kebijakan. Harapan dan doa mengalir untuk kemajuan Kutai Timur agara menjadi Kutim yang lebih maju, lebih baik dan lebih kompeten.
Berumur 24 tahun, Kutai Timur yang masih terbilang muda namun sudah banyak perkembangan dalam kemajuan Kabupaten Kutim.
Dalam beberapa aspek, Kutim sudah jauh melesat dari awal terbentuknya, namun ada beberapa aspek yang juga harus di soroti mengenai beberapa kebutuhan dasar masyarakat yang sampai saat ini masih belum terpenuhi secara merata pada tiap pelosok Kutai Timur.
Disampaikan Faizal Rachman yang juga merupakan perwakilan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) usai mengikuti rapat paripurna di gedung utama DPRD beberapa waktu lalu.
“Kutim yang resmi berdiri sebagai kabupaten pada 12 Oktober 1999, telah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa dekade terakhir.” Katanya
Faizal menyebut ada beberapa permasalahan yang masih perlu diperhatikan, termasuk infrastruktur yang masih perlu ditingkatkan, akses layanan dasar seperti listrik dan air bersih juga menjadi sorotan utama.
Dengan beberapa aspek yang masih terbatas, Faisal Rachman menegaskan bahwa pentingnya kolaborasi antara semua pemangku kepentingan, terutama pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, dalam mencapai pemerataan pembangunan yang berkelanjutan serta mewujudkan visi misi Kutai Timur agar lebih maju dan sejahtera.
![]()

Tidak ada komentar