Kenakalan Remaja Sangatta Selatan Disorot, Fasilitas Olahraga Didorong Jadi Solusi

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Okt 2026 11:59 0 23 Redaksi

Kutai Timur – Keterbatasan fasilitas olahraga di Kecamatan Sangatta Selatan menjadi perhatian pemerintah kecamatan karena remaja dinilai membutuhkan ruang yang dapat digunakan untuk menyalurkan aktivitas dan potensi secara positif.

Camat Sangatta Selatan Dewi Dohi menyebut tingkat kenakalan remaja di wilayah tersebut cukup tinggi, sementara keterbatasan wadah kegiatan membuat sebagian remaja tidak memiliki tempat yang memadai untuk mengeksplorasi diri.

Menurut Dewi, penyediaan fasilitas olahraga dapat menjadi salah satu upaya memberikan ruang bagi anak muda agar memiliki kegiatan yang lebih terarah, sekaligus mengurangi risiko mereka terjerumus dalam pergaulan yang salah.

Dorongan tersebut terutama diarahkan pada pembangunan lapangan sepak bola sebagai fasilitas dasar yang dapat digunakan remaja untuk beraktivitas dan mengembangkan potensi mereka.

Camat Sangatta Selatan Dewi Dohi mengatakan kebutuhan fasilitas olahraga menjadi salah satu hal yang didorong pemerintah kecamatan, di Kantor Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur.

“Kita memang belum punya fasilitas olahraga,” kata Dewi.

Ia menjelaskan keterbatasan wadah kegiatan menjadi persoalan ketika remaja tidak memiliki tempat yang sesuai untuk melakukan aktivitas, sehingga penyediaan ruang positif dinilai perlu mendapat perhatian.

“Remaja ketika kita tidak memberikan wadah tempat yang pas, jatuhnya ke pergaulan yang salah,” ujarnya.

Dewi menyebut kondisi tersebut perlu direspons dengan penyediaan fasilitas yang dapat menampung aktivitas anak muda, terlebih karena tingkat kenakalan remaja di Sangatta Selatan disebut cukup tinggi.

“Untuk Sangatta Selatan ini tingkat kenakalan remajanya cukup tinggi,” tuturnya.

Menurut dia, keterbatasan fasilitas membuat remaja tidak memiliki ruang yang cukup untuk menyalurkan minat dan kemampuan mereka, sehingga pembangunan fasilitas olahraga menjadi salah satu kebutuhan yang didorong.

“Mereka enggak punya wadah, enggak punya tempat untuk mengeksplorasi diri,” jelasnya.

Karena itu, pemerintah kecamatan mendorong pembangunan fasilitas olahraga, dengan lapangan sepak bola setidaknya tersedia di Kecamatan Sangatta Selatan sebagai ruang kegiatan yang dapat dimanfaatkan anak muda.

“Khususnya minimal lapangan bola itu ada di Kecamatan Sangatta Selatan,” tandasnya.

Penyediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi anak muda untuk melakukan kegiatan positif, sekaligus menjadi wadah untuk menyalurkan aktivitas dan potensi mereka di tengah keterbatasan fasilitas olahraga saat ini. (SH/ADV)

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA