Kutai Timur— Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan sejumlah skema untuk memenuhi kebutuhan listrik warga di tiga desa yang masih menghadapi keterbatasan pasokan. Ketiganya yakni Pulau Miang, Tanjung Mangkalihat dan Sandaran.
Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan skema penyediaan listrik di tiga wilayah tersebut tidak bisa disamakan. Pemerintah masih menyesuaikan pilihan dengan kondisi dan sumber listrik yang tersedia di masing-masing wilayah.
Kondisi itu menjadi bagian dari upaya Pemkab Kutim mengejar elektrifikasi hingga seluruh wilayah teraliri listrik. Saat ini, capaian elektrifikasi Kutim disebut telah mencapai 97,87 persen.
Untuk Pulau Miang, salah satu opsi yang disiapkan yakni mengalihkan pengelolaan listrik komunal kepada PLN.
Menurut Mahyunadi, jaringan listrik komunal sebenarnya sudah tersedia, tetapi sistem yang berjalan belum dikelola sebagai layanan komunal PLN.
“Untuk yang di Pulau Miang itu rencana pakai listrik komunal PLN. Tinggal nanti apakah masyarakat desa itu bersedia menyambung PLN dan bersedia bayar tarif,” kata Mahyunadi (21/9/2026).
Selama ini, warga Pulau Miang mendapat sambungan listrik dengan skema pembayaran flat. Namun, kapasitas daya yang tersedia masih terbatas sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan sejumlah peralatan rumah tangga dengan konsumsi daya lebih besar.
Jika menggunakan layanan PLN, masyarakat nantinya memiliki opsi menambah daya sesuai kebutuhan. Konsekuensinya, pelanggan harus mengikuti tarif dan ketentuan yang berlaku di PLN.
“Kalau nanti menggunakan komunal PLN, masyarakat bisa menambah daya. Konsekuensinya tentu tarifnya mengikuti PLN karena operatornya PLN,” ujarnya.
Sementara untuk Tanjung Mangkalihat dan Sandaran, Pemkab Kutim masih mengkaji beberapa alternatif. Salah satu opsi yang dibahas yakni menarik jaringan listrik dari Teluk Sumbang, Kabupaten Berau, yang sudah memiliki pasokan listrik.
Pemkab Kutim selanjutnya perlu menentukan skema yang paling sesuai untuk masing-masing wilayah agar keterbatasan pasokan listrik di tiga desa tersebut dapat ditangani dan cakupan elektrifikasi terus meningkat.
“Untuk yang Tanjung Mangkalihat dan Sandaran ada beberapa opsi. Opsi yang akan diambil mungkin itu tarik kabel dari Teluk Sumbang, dari Berau. Walaupun jauh, tapi tarik kabel dari Teluk Sumbang. Nah, Teluk Sumbang sudah ada listriknya,” demikian Mahyunadi.ADV
![]()

Tidak ada komentar