Fadly Imawan Bangun Pola Pikir Positif dan Senyum Keluarga Sejahtera Lewat Sosper

waktu baca 2 menit
Minggu, 7 Des 2025 09:44 0 197 Redaksi

Anggota DPRD Kaltim, Fadly Imawan saat menyampaikan sambutan pada sosialisasi Perda di Tanah Grogot pada Minggu (7/12/2025). (Erni/Noisenews.co)

Noisenews.co, Paser – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), H. Fadly Imawan, S.P., M.P kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) ke-12, Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Kali ini, kegiatan berlangsung di Jalan Rawa Sari RT 4, Tanah Grogot pada Minggu (7/12/25).

Dalam sambutannya, Fadly Imawan menghadirkan pemateri Umar Battong dan Sudirman Aridi untuk memberikan pemahaman lebih dalam mengenai isi dan tujuan Perda.

Menurutnya, ketahanan keluarga adalah kondisi dinamis di mana keluarga memiliki ketangguhan fisik, mental, spiritual, hingga materiil sehingga mampu hidup mandiri, harmonis, serta mencapai kesejahteraan lahir dan batin.

“Perda ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kepedulian semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, keluarga, maupun dunia usaha, agar bersama-sama mewujudkan keluarga yang tangguh dan sejahtera,” ungkapnya saat sambutan.

Ia menambahkan, lahirnya Perda ini tak lepas dari tingginya angka perceraian di Kaltim. Bahkan pada 2024, tercatat sekitar 6.200 kasus perceraian di provinsi ini.

“Perceraian tidak selalu bermakna buruk. Ada banyak faktor yang menjadi latar belakangnya. Karena itu, penting bagi kita semua memahami dan memperkuat ketahanan keluarga agar persoalan ini bisa ditekan,” tegasnya.

Dilanjut, Umar Battong menekankan pentingnya membangun pola pikir positif dalam keluarga. Menurutnya, semua berawal dari pikiran. 

“Kalau kita yakin sehat, energi positif akan muncul. Bahkan dalam kondisi terdesak, manusia bisa melakukan hal-hal di luar kebiasaannya. Itu kekuatan pikiran bawah sadar,” ujarnya.

Sudirman Aridi juga menekankan bahwa hal sederhana seperti senyum dapat memberikan dampak besar. 

“Senyum mampu meregenerasi ribuan sel tubuh. Orang yang jarang tersenyum justru lebih cepat menua dan mudah sakit,” tambahnya.

Ia pun merinci empat hal penting untuk membangun ketahanan keluarga:

1. Hilangkan kebiasaan merasa paling benar, ganti dengan keterbukaan.

2. Bangun semangat positif pada anak, bukan rasa takut.

3. Jangan takut menghadapi masalah, karena sukses lahir dari tantangan.

4. Iringi doa dengan usaha dan tekad untuk berubah.

“Banyak orang sukses bukan karena pendidikan tinggi, melainkan karena membiasakan diri berpikir positif, bersemangat, dan berani menghadapi tantangan,” imbuhnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan sosialisasi tersebut di lingkungannya. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga. (Rad/ADV/DPRD Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA