KPID Kaltim Gaet Mahasiswa Lewat Literasi Media 2025, UNU Kaltim Jadi Tuan Rumah Perdana

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Jun 2025 14:28 0 376 Redaksi

KPID Kaltim akan menggelar kegiatan Literasi Media 2025 di Aula UNU Kaltim, koorbid Kelembagaan, Tri Heriyanto.

Noisenews.co, Samarinda –Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kesadaran literasi media di kalangan generasi muda. Pada Kamis, 12 Juni 2025 mendatang. 

 KPID Kaltim akan menggelar kegiatan Literasi Media 2025 di Aula Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur (UNU Kaltim). Acara ini akan dimulai pukul 08.00 WITA dan terbuka bagi sekitar 150 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur.

Mengusung tema “Membangun Mahasiswa Cerdas dan Kritis di Era Digital: Literasi Media untuk Penyiaran Sehat”, kegiatan ini merupakan bagian dari tiga rangkaian literasi media yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2025. UNU Kaltim menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan pertama, yang diharapkan dapat menjadi pemantik lahirnya mahasiswa yang sadar media dan aktif berkontribusi dalam ekosistem penyiaran yang sehat.

Beberapa pembicara akan hadir memberikan materi, di antaranya Tri Heriyanto, S.Ag., M.Pd (Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kaltim), Adji Novita Wida Vantina, S.Sos (Koordinator Pengawasan Isi Siaran KPID Kaltim), Dr. H. Farid Wadjdy, M.Pd (Rektor UNU Kaltim), serta Dr. Akhmad Muadin, M.Pd (Wakil Dekan UINSI Samarinda).

Tri Heriyanto menekankan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu strategi penting dalam membangun pola pikir mahasiswa agar tidak hanya menjadi konsumen informasi, melainkan juga kritis terhadap isi siaran yang mereka nikmati setiap hari.

“Mahasiswa adalah kelompok yang aktif bersentuhan dengan dunia digital. Sudah saatnya mereka dibekali pemahaman tentang cara memilah informasi serta tanggung jawab etis saat menyebarkan konten,” jelas Tri.

Adji Novita turut menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan juga langkah konkret dalam membangun sinergi antara KPID dan institusi pendidikan. Menurutnya, kampus merupakan tempat strategis untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya penyiaran yang beretika dan edukatif.

“Kolaborasi dengan kampus seperti ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai penyiaran sehat di kalangan akademik. Literasi media harus menjadi bagian dari budaya berpikir mahasiswa,” ujar Adji.

KPID Kaltim berharap Literasi Media 2025 dapat menjadi jembatan antara dunia penyiaran dan pendidikan tinggi. Dengan meningkatnya pemahaman mahasiswa terhadap dunia siaran dan media digital, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cakap bermedia, tetapi juga bertanggung jawab dalam membentuk ruang publik yang informatif, berimbang, dan mendidik.(Cep/ADV/DISKOMINFOKALTIM). (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA