Legislator Uci Soroti Minimnya Fasilitas Pendidikan di Kutai Timur

waktu baca 2 menit
Kamis, 7 Nov 2024 21:53 0 184 Redaksi

KUTAI TIMUR – Legislator Uci, anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, menyoroti minimnya fasilitas pendidikan, terutama keberadaan sekolah menengah atas (SMA) di wilayah Sangatta Utara dan Kutai Timur secara umum. Menurutnya, jumlah bangunan sekolah yang terbatas menjadi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan pendidikan di daerah yang memiliki cakupan wilayah luas.

“Termasuk bangunan SMA di Sangatta Utara, dan juga di Kutai Timur pada umumnya itu sangat sedikit sekali,” ujar Uci saat membahas masalah pendidikan di wilayahnya.

Ia menambahkan bahwa sistem zonasi yang diterapkan saat ini memang memberikan keuntungan dengan memudahkan siswa untuk bersekolah di lokasi yang dekat dengan tempat tinggal mereka. Namun, luasnya wilayah Kutai Timur membuat tantangan tersebut tetap terasa signifikan.

“Meski saat ini sistem zonasi membantu para siswa untuk bersekolah dengan jarak terdekat dari rumah, tapi tetap saja wilayah kita ini luas,” jelasnya.

Sebagai anggota Komisi D yang membawahi bidang pendidikan, Uci mengaku akan terus mendorong pemerintah daerah untuk menambah jumlah fasilitas pendidikan, khususnya di daerah-daerah yang masih kekurangan. Hal ini dianggap penting untuk memastikan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Kutai Timur.

Komisi D, yang beranggotakan sembilan orang, memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan pembangunan fasilitas pendidikan berjalan optimal. Uci berharap perhatian lebih dari pemerintah provinsi dan pusat dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

Dengan upaya bersama, ia optimis kebutuhan pendidikan di Kutai Timur dapat terpenuhi, sehingga generasi muda di wilayah ini mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan berkualitas.(Adv)

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA