Proyek Multiyears Pelabuhan Kenyamukan Terancam Lambat Penyelesaian Karna Silpa

waktu baca 2 menit
Senin, 6 Mei 2024 12:15 0 424 Redaksi

Sangatta – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kutim Faizal Rachman  menyayangkan proyek multiyear Pelabuhan kenyamukan yang sudah berjalan pengerjaan nya terancam selesai tak sesuai target karna lambatnya progress dan tak tersalurkan nya anggaran.

Hal ini terkait dengan terikatnya proyek multi years yang terikat nota kesepakatan yang sudah di sah kan oleh Bupati Kutim dan tidak bisa diubah. Dan dengan terikatnya proyek multiyears dengan nota kesepakatan, maka jika terdapat Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) dari alokasi tahun pertama, maka Silpa tersebut tidak bisa dialokasikan Kembali ke tahun kedua.

“Ini kan tidak terserap kemarin dan sudah jadi silpa nih 43 Milyar. Tapi karena ini sudah tidak terserap, otomatis sisa uangnya 45 Milyar ditahun 2024 mereka harus menyesuaikan. Dan uang silpa tersebut nggak bisa ditarik ke APBD perubahan karena sudah diikat oleh nota kesepakatan,” ungkapnya pada awak media.

Silpa yang tidak bisa dianggarkan Kembali tentunya akan menghambat Pembangunan yang akan dilanjutkan pada tahun berikutnya pada proyek multiyear. Dengan lambat nya proress pembangunan ini tentu yang di rugikan adalah masyarakat Kutim yang tidak bisa menikmati fasilitas umum secara penuh.

“Jadi tahun 2024 itu kalau pun duitnya sudah tidak ada berarti yang wajib dialokasikan adalah yang sudah di nota kesepakatan tadi kan gitu, kenapa multiyears itu diikat kontrak kesepakatan karena komitmen. Pengadaan keuangannya diikat. Jadi sudah diikat 50 miliar, kalau nanti mau ditambah lagi apa dasarnya kita? Apa dasarnya DPR mengalokasikan tambahan anggaran sementara sudah diikat,” ucap Faizal Rachman Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kutim sabtu (30/4/2024).

“Progres fisik tidak bisa 100% dan yang dirugikan adalah masyarakat, harusnya dimudahkan kalau jalan misalkan harusnya dapat 6 KM jadi berkurang, gitu kalau lambat proses penyerapannya,” lanjutnya.

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA