SANGATTA – Rapat Paripurna ke XII masa sidang ke I tahun 2023-2024 dengan acara penyampaian tanggapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kutim mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2024, yang dilansungkan di gedung DPRD Kutim yang dihadiri dan ditanda tangani oleh 21 anggota dewan.
Turut hadir ketua DPRD joni, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (PEMKESRA), Poniso Suryo Renggono, Asisten 2 perekonomian dan Pembangunan, Zubair, 21 anggota dewn, Sekwan Juliansyah para kepala OPD, Camat, Forkopimda serta lainnya
sisten II Bidang Prekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Zubair mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh fraksi-fraksi yang telah memberikan pandangannya terhadap rancangan APBD TA 2024 yang kami usulkan secara konstruktif.
“Semoga kita bisa menghasilkan konsensus yang solid pada pertemuan ini demi kemajuan Kabupaten Kutim tercinta,” Ucapnya
Terkait dengan perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) juga merupakan tanggapan dari Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya atas masukan tersebut melalui penerapan program dalam hal stunting, pemenuhan hak-hak guru, dan sarana-prasarana pendidikan pihaknya juga bersepakat mengenai optimalisasi infrastruktur dan percepatan pembangunan.
“Rekan-rekan dari Fraksi Demokrat, terkait usulannya tentang orientasi anggaran pada hasil atau output, kami sepenuhnya sepakat bahwa paradigma penyerapan anggaran harus berbasis pada kinerja dan output,” tegas Zubair.
“Kami akan bekerja dengan optimal guna menyelesaikan dan memaksimalkan pembangunan jalan, listrik, telekomunikasi, dan air bersih. Sebab, infrastruktur sangatlah penting bagi masyarakat kita,” Tutupnya
![]()

Tidak ada komentar