Bupati Kukar Ingin Penanganan Inflasi Konsisten Dilakukan 

waktu baca 2 menit
Selasa, 17 Okt 2023 13:32 0 139 Redaksi

Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah. (Ist)

Noisenews.co, Tenggarong– Dalam rangka pengendalian inflasi Pemerintah Kabupaten Kutai kartanegara (Kukar) telah mendapatkan dana insentif fiskal sebesar Rp 9.8 Miliar. Hal ini akan dimanfaatkan kembali untuk kegiatan pengendalian dan penanganan inflasi di daerah.

“Bagaimana untuk meningkatkan dan mempertahankannya, kita harus konsisten melakukan penanganan inflasi”,pinta Bupati Kukar, Edi Damansyah di acara Rakor Pengendalian Inflasi dalam Upaya pengendalian harga dan ketersediaan pangan Kukar, pada Selasa (17/10/23).

Orang nomor satu di Kota Raja ini mengatakan semua bisa melakukan perubahan sesuai dengan tuntutan yang ada ditengah masyarakat. 


“Adanya kebijakan pemerintah yang ditetapkan dalam situasi tertentu supaya stakeholder dan lembaga satu arah kerjanya dari perjalanan itu memberikan pelajaran bagi kita jika semuanya bekerja dengan satu arah persoalan besar dipecahkan dengan baik”,kata Edi.

Kepada para Camat, Kades dan Lurah, Edi menekankan agar bisa melihat situasi dengan baik untuk memastikan jangan sampai ada yang tertinggal dalam mendapatkan hak yang semestinya diberikan kepadanya. Hal ini dilakukan supaya program pengendalian inflasi salah satu kegiatannya pangan murah betul – betul sampai ke masyarakat dengan baik dan berbasis data.

“Kontrol dan awasi dengan baik bahan pangan yang akan dipasarkan di setiap kecamatan, jangan sampai lewat waktu hingga bahan pangan tersebut tidak bisa dikonsumsi. Monitoring ini dengan baik dan pastikan kualitas barang memang layak didistribusikan”, pinta Edi. 

Ia berharap dalam melaksanakan kegiatan pangan murah harus benar – benar ditetapkan titik – titiknya yang bisa dijangkau oleh masyarakat yang menengah kebawah. Dipastikan yang membeli benar – benar masyarakat menengah kebawah jangan sampai sasarannya tidak tepat

“Kita optimis ini bisa berjalan dengan baik agar pengendalian inflasi di daerah bisa dikendalikan dengan baik tentu semua harus ada kerjasama yang baik dari semua stakeholder dan OPD terkait harus konsisten melakukannya sesuai dengan target yang ingin dicapai”,pungkasnya.(Rad/ADV/Diskominfo Kukar)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA