Gerak Jakarta Apresiasi Peresmian LRT Kelapa Gading–Manggarai, Dorong Penguatan Smart Mobility

waktu baca 3 menit
Kamis, 17 Sep 2026 07:35 0 7 Redaksi

Noisenews.co, Jakarta – Perkumpulan Gerak Jakarta menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading Manggarai oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, pada Rabu (16/9/2026).

Koridor LRT sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun tersebut dinilai menjadi momentum penting dalam pengembangan transportasi publik di Jakarta. Kehadiran LRT hingga Manggarai juga memperkuat kawasan tersebut sebagai salah satu simpul transportasi strategis yang menghubungkan berbagai moda transportasi.

Ketua Umum Perkumpulan Gerak Jakarta, Dhini Mudiani, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), PT LRT Jakarta, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam menghadirkan dan mengoperasikan LRT Kelapa Gading Manggarai.

“Gerak Jakarta mengucapkan selamat atas beroperasinya LRT Kelapa Gading–Manggarai. Ini bukan hanya tentang hadirnya satu moda transportasi baru, tetapi tentang semakin kuatnya fondasi Jakarta sebagai kota yang mengutamakan mobilitas masyarakat melalui transportasi publik,” ujar Dhini.

Menurut Dhini, pembangunan transportasi publik perlu ditempatkan sebagai bagian dari transformasi kota secara menyeluruh. Infrastruktur transportasi, kata dia, perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas ruang publik, akses pejalan kaki, konektivitas antarmoda, serta pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD).

“Kami berharap keberadaan LRT ini menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju Jakarta yang semakin terkoneksi, inklusif, nyaman dan manusiawi. Kesuksesan transportasi publik bukan hanya diukur dari panjang jalur dan jumlah stasiun, tetapi dari seberapa mudah masyarakat berpindah dari satu titik ke titik lainnya,” katanya.

Sekretaris Jenderal Perkumpulan Gerak Jakarta, Ahmad Zamzami, menambahkan bahwa kehadiran LRT Kelapa Gading–Manggarai juga perlu menjadi momentum untuk memperkuat konsep Smart Mobility Jakarta.

“Smart Mobility Jakarta bukan sekadar membangun LRT, MRT, KRL atau TransJakarta. Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh moda tersebut dapat terkoneksi menjadi satu ekosistem mobilitas yang mudah digunakan masyarakat,” ujar Ahmad.

Ia menjelaskan, integrasi transportasi tidak hanya berkaitan dengan koneksi antarmoda. Hal tersebut juga mencakup informasi perjalanan, sistem pembayaran, akses bagi pejalan kaki, konektivitas first mile–last mile, serta pemanfaatan teknologi dan data untuk membuat perjalanan masyarakat lebih mudah dan efisien.

“Ke depan, ukuran keberhasilan Smart Mobility bukan hanya berapa kilometer jalur yang dibangun, tetapi seberapa mudah warga bepergian dari rumah, berpindah moda dan mencapai tujuan akhirnya,” katanya.

Gerak Jakarta turut mengapresiasi rencana pengembangan jaringan LRT menuju Dukuh Atas. Pengembangan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat konektivitas LRT dengan MRT, KRL, TransJakarta, LRT Jabodebek, serta Kereta Bandara.

Menurut Gerak Jakarta, pengembangan berbagai moda transportasi tersebut perlu ditempatkan dalam satu visi besar mobilitas metropolitan Jakarta. Dengan demikian, setiap moda dapat saling melengkapi dan tidak berkembang sebagai sistem yang berjalan secara terpisah.

Gerak Jakarta berharap momentum peresmian LRT Kelapa Gading–Manggarai dapat menjadi energi baru bagi percepatan transformasi transportasi publik di Jakarta dan kawasan Jabodetabek.

“Kota global bukan hanya kota dengan infrastruktur modern, tetapi kota yang membuat warganya dapat bergerak dengan mudah, aman, nyaman, terjangkau, efisien dan berkelanjutan,” demikian disampaikan Perkumpulan Gerak Jakarta. (Rad/Noisenews.co)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA