Kutim Tingkatkan Profesionalitas Seniman Tradisional Melalui Sertifikasi SDM

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Nov 2025 03:59 0 49 Redaksi

Kutai Timur – Para pelaku seni tradisional di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memperkuat komitmen memberi pengakuan resmi kepada seniman lewat sosialisasi standarisasi dan sertifikasi sumber daya manusia (SDM) kesenian tradisional, yang digelar di Kecamatan Sangatta Utara.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menekankan bahwa sertifikasi bukan sekadar simbol formal, melainkan legitimasi yang meningkatkan martabat seniman.

“Kita ini pelaku seni, ahli, atau senior, tapi tidak punya legalitas. Dengan adanya kegiatan ini kita tahu apa saja yang perlu kita persiapkan untuk mendapatkan pengakuan berupa sertifikat,” ujar Mulyono kepada awak media.

Acara ini menghadirkan dua narasumber dari Dewan Kesenian Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Hamdani dan Irmansyah, yang disebut Mulyono sebagai sosok berpengalaman. Kehadiran mereka menjadi kesempatan berharga bagi seniman lokal untuk memahami standar kompetensi langsung dari ahlinya.

Selain pengakuan formal, legalitas sertifikat juga berdampak pada aspek ekonomi.

“Setahu saya, yang punya sertifikat dan yang tidak punya sertifikat honornya beda. Itu penting. Tapi itu bonus saja,” ucapnya.

Pemerintah menegaskan bahwa sertifikasi bukan hanya untuk mengakui kemampuan teknis, tetapi juga melindungi seniman secara profesional. Program ini telah tiga kali dilaksanakan dan akan berlanjut tahun berikutnya dengan agenda sertifikasi langsung, tanpa batasan umur.

“Seniman apa saja boleh,” tutur Mulyono, seraya mendorong peserta agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

“Segera menindaklanjuti agar mendapatkan penghargaan,” tambahnya.

Ia juga membuka akses bagi seniman kecamatan yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut untuk menghubungi bidang kebudayaan.

Dengan langkah ini, Kutim ingin memastikan seni tradisional tidak hanya bertahan, tetapi berkembang secara profesional dan diakui secara formal. Sertifikasi menjadi pijakan awal menuju masa depan seni yang lebih berdaya.ADV

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA