Rumah Sakit Wahau Belum Masuk Pembangunan Fisik, Pemkab Kutim Masih Siapkan Kajian

waktu baca 2 menit
Kamis, 17 Sep 2026 09:07 0 23 Redaksi

Kutai Timur – Rencana pembangunan Rumah Sakit Wahau di Kabupaten Kutai Timur hingga kini masih berada pada tahap persiapan, dengan sejumlah kebutuhan teknis, lingkungan, dan lahan yang belum selesai sebelum pembangunan fisik dimulai.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur Yuwana Sri Kurniawati mengatakan proses tahun ini diarahkan untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan pembangunan, mulai dari lahan hingga dokumen perencanaan dan lingkungan.

“Kalau tahun ini kita memang proses persiapan semuanya, mulai dari persiapan lahan, clearing and cleaning,” ujar Yuwana.

Ia menjelaskan tahapan tersebut juga mencakup penyusunan studi kelayakan atau Feasibility Study (FS), Detail Engineering Design (DED), serta dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) yang ditargetkan diproses pada tahun ini.

“Pembuatan studi kelayakannya, FS, kemudian DED-nya dan UKL-UPL tahun ini, dan saat ini proses kita sampai di situ,” katanya.

Di tengah persiapan teknis tersebut, pemerintah juga mulai menyiapkan pengajuan pinjaman untuk mendukung rencana pembangunan rumah sakit, namun dalam pernyataannya tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai nilai maupun skema pinjaman yang akan diajukan.

Kondisi ini membuat pembangunan Rumah Sakit Wahau masih membutuhkan sejumlah tahapan sebelum dapat berlanjut ke pekerjaan fisik, terutama penyelesaian kajian kelayakan, desain teknis, dokumen lingkungan, kesiapan lahan, dan kepastian pembiayaan.

“Selain rumah sakit Wahau, fasilitas kesehatan yang lain sementara belum ada, paling cuma rehab-rehab, perbaikan-perbaikan begitu,” ucap Yuwana.

Menurutnya, pembangunan puskesmas di Kutai Timur hampir seluruhnya telah dilakukan sesuai standar, sementara fasilitas kesehatan lain untuk sementara lebih diarahkan pada rehabilitasi dan perbaikan.

Namun, masih terdapat fasilitas kesehatan di Sangatta Utara yang belum dapat dibangun atau ditangani karena menghadapi kendala, meskipun lokasinya berada di kawasan perkotaan.

“Sangatta Utara ini sebenarnya di dalam kota, tetapi kita belum bisa melaksanakan karena masih ada sedikit kendala,” katanya.

Persoalan tersebut menunjukkan pembangunan fasilitas kesehatan di Kutai Timur masih menghadapi kebutuhan penuntasan tahapan dan kendala di lapangan, sehingga rencana Rumah Sakit Wahau perlu dikawal sejak persiapan hingga kepastian pembangunan fisiknya. (SH/ADV)

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA