Sangatta – Harapan baru kini tumbuh di dua kecamatan pesisir Kutai Timur. Pembangunan pasar di Bengalon dan Teluk Pandan diharapkan menjadi pemicu kebangkitan ekonomi lokal setelah bertahun-tahun aktivitas perdagangan masyarakat berjalan terbatas karena minimnya sarana pendukung. Kehadiran pasar permanen di dua wilayah tersebut dinilai sangat penting untuk menghidupkan kembali interaksi ekonomi yang selama ini berlangsung dalam skala kecil dan belum tertata dengan baik.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur, Nora Ramadani, menjelaskan bahwa pembangunan dua pasar ini akan membuka kembali ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi secara lebih optimal. “Pembangunan pasar di dua kecamatan, Bengalon dan Teluk Pandan, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkapnya.
Menurut Nora, pasar bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi merupakan nadi utama ekonomi rakyat. Di tempat itulah penjual dan pembeli bertemu, kebutuhan masyarakat bertemu dengan peluang usaha, dan aktivitas perdagangan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang berkesinambungan. Kehadiran pasar yang lebih representatif diyakini akan meningkatkan kenyamanan masyarakat serta memberikan ruang usaha yang layak bagi para pedagang lokal.
Dengan adanya infrastruktur baru ini, roda perekonomian warga diyakini dapat berputar lebih cepat. Tidak hanya transaksi harian yang akan meningkat, tetapi juga peluang bagi berkembangnya sektor pendukung lainnya seperti jasa transportasi, logistik, dan usaha kecil menengah di sekitar kawasan pasar.
Pemerintah berharap pembangunan pasar Bengalon dan Teluk Pandan tidak hanya berfungsi sebagai tempat berjualan, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan pesisir Kutai Timur. Infrastruktur ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara bertahap dan berkelanjutan. (SH/ADV)
![]()

Tidak ada komentar