Diskominfo Kaltim Gelar Sosialisasi LAPOR! dan PPID Goes to School di SMA Negeri 1 Samarinda

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Agu 2025 13:45 0 134 Redaksi

potret bersama usai kegiatan Sosialisasi LAPOR! dan PPID Goes to School di SMA Negeri 1 Samarinda.(ist/foto)

Noisenews.co, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui program Sosialisasi LAPOR! dan PPID Goes to School, yang kali ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Samarinda pada Jumat (8/8/25).

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat keterbukaan informasi publik. Menurutnya, keterlibatan masyarakat, khususnya tenaga pendidik, sangat penting dalam mengoptimalkan kanal resmi penyampaian aspirasi dan pengaduan.

“Program ini kami hadirkan agar generasi muda, khususnya para pendidik, memahami bahwa mereka memiliki hak dan tanggung jawab dalam memperoleh serta menyampaikan informasi yang benar. LAPOR! dan PPID adalah instrumen resmi yang memudahkan masyarakat terlibat dalam membangun demokrasi yang sehat,” kata Faisal.

LAPOR! (Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) dijelaskan sebagai platform resmi yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah untuk menyampaikan keluhan, saran, maupun aspirasi terkait layanan publik. Melalui sistem ini, laporan masyarakat dapat disampaikan dengan mudah, cepat, dan terintegrasi secara nasional.

Sementara itu, PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) berfungsi untuk menjamin hak masyarakat memperoleh informasi publik yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Faisal menilai keberadaan PPID merupakan bagian penting dalam memastikan transparansi pemerintahan berjalan optimal.

Ia menambahkan, keterlibatan tenaga pendidik dalam program ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi meluasnya pemahaman masyarakat tentang hak atas informasi. 

“Dengan adanya peran guru, pesan keterbukaan informasi akan lebih cepat sampai ke generasi muda,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi Diskominfo Kaltim untuk menyosialisasikan berbagai saluran komunikasi resmi pemerintah, sehingga masyarakat tidak mudah terjebak pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.(Cep/ADV/DISKOMINFOKALTIM). (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA