Legislator Sebut Partisipasi Perempuan Dalam Dunia Politik di Kutim Masih Rendah

waktu baca 2 menit
Rabu, 12 Jun 2024 15:13 0 141 Redaksi

Sangatta – Peran perempuan dalam dunia politik telah menjadi fokus utama dalam mencapai kesetaraan gender di seluruh dunia. Meskipun terdapat kemajuan signifikan dalam beberapa dekade terakhir, perempuan masih menghadapi berbagai tantangan unik saat memasuki dan berkarir di dunia politik.

Dalam Parlemen Kabupaten Kutai Timur (Kutim) keterwakilan perempuan jika dibulatkan hanya sebesar 16 persen atau 6 dari 37 kursi parlemen yang ada.

Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) Yan Ipui memberikan tanggapannya sebagai komisi yang menaungi bidang pemberdayaan perempuan tetapi melihat bahwa di DPR saat ini mungkin representasi keterwakilan perempuan itu masih sangat rendah.

“Kita tidak bisa berbicara tentang DPR, Kita harus melempar ini ke masyarakat. Karna dari sisi partai itu sudah mengakomodir 30% perempuan. Persoalannya, masyarakat tidak mau pilih perempuan, terutama para perempuan tidak mau pilih perempuan di situ persoalannya. Jadi kita lihat tentang persentasenya dan Kita sudah mendorong calon – calon perempuan terbaik kita. Terakhir yang menentukan mereka duduk atau tidak duduk kan adalah masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan bahwa  pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2024 lalu, pihaknya bahkan kesulitan menemukan perempuan yang berminat untuk maju menjadi
wakil rakyat.

“Kita lihat di dalam Pemilu Pilihan legislatif di 2024. Sakit – sakit kami cari calon perempuan sehingga kita membuka peluang supaya semua orang datang daftar. Tapi dari partai terutama saya juga penjaringan jarang sekali kita mendapat perempuan datang mendaftar sendiri. Karena ada kewajiban 30%, maka kita lah yang mencari Perempuan untuk masuk ke politik tapi sedikit sekali perempuan yang mau,” pungkasnya.

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA