Sayyid Anjas Soroti Pembangunan Multiyears di Akhir Kepemimpinan ASKB, Optimis Hadapi Tantangan Baru

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Agu 2024 21:46 0 592 Redaksi

Sangatta – Sayyid Anjas, anggota DPRD Kutai Timur yang baru dilantik untuk periode 2024-2029, memberikan catatan kritis terhadap sejumlah proyek pembangunan multiyears yang belum selesai di akhir kepemimpinan ASKB (Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang). Dalam penilaiannya, Anjas menyoroti kegagalan penyelesaian proyek-proyek tersebut, yang seharusnya menjadi prioritas utama.

“Waduh, karena banyak sekali yang belum selesai. Jadi kami berharap pemilihan ke depan ini, terutama proyek multiyears, bisa dikelola dengan lebih baik. Tidak ada satu pun proyek yang selesai tepat waktu,” kata Anjas. Ia menekankan bahwa proyek-proyek besar yang diharapkan rampung dalam jangka waktu panjang seharusnya dituntaskan, atau lebih baik difokuskan pada proyek-proyek dengan tahun anggaran tunggal jika memang tidak memungkinkan.

Anjas juga menyoroti pentingnya penyelesaian anggaran perubahan yang cepat dan tepat waktu. “Mengenai anggaran perubahan, saya optimis saja. Selagi perangkatnya bekerja dengan cepat, pasti bisa selesai dan terserap dengan baik,” ungkapnya.

Meskipun ada tantangan besar, Anjas tetap yakin bahwa dengan kerja keras dan komitmen, masalah ini bisa diatasi. “Nggak bisa dibilang tidak selesai, karena masih ada waktu. Kalau mereka lembur dan bekerja keras, pasti bisa selesai tepat waktu. Mudah-mudahan mereka bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik,” tambahnya.

Namun, Anjas juga mengingatkan bahwa setiap proyek harus dikerjakan 100% sesuai dengan komitmen kontrak. “Faktanya, kita lihat dilapangan kalua hanya selesai 50%  maka kita bayar 50%, kalua selesai 5% y akita bayar 5%. Proyek harus sesuai dengan progress dan dibayar sesuai dengan hasil kerja,” tegasnya.

Sebagai pimpinan sementara DPRD Kutim, Sayyid Anjas menekankan pentingnya evaluasi dan peningkatan dalam pelaksanaan proyek-proyek daerah. Ia berharap pimpinan yang baru nanti dapat belajar dari kesalahan masa lalu dan mengelola pembangunan dengan lebih baik, demi kemajuan Kutai Timur yang lebih merata dan berkeadilan.

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA