Sangatta – Masa jabatan akan segara berakhir, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Abdi Firdaus mengaku masih ada beberapa program nya yang saat ini tertunda dan berharap agar Anggota Dewan selanjutnya yang duduk di Dapil yang sama untuk terus melanjutkan programnya karna program tersebut merupakan program kmasyarakatan.
“Saya tidak akan terpisahkan dengan Masyarakat, karna sebelum menjadi dewan pun sudah aktif di kemasyarakatan,” ungkapnya.
“Saya akan mencoba berkomunikasi dengan teman-teman DPR terutama di Dapil saya nanti ke depan untuk melanjutkan program saya yang tertunda agar bisa dilanjutkan. Karna program kerja yang tertunda itu betul – betul program kemasyarakatan, seperti menangani banjir di Bengalon, Teluk Pandan dan wilayah lainnya,” ungkap Abdi Firdaus Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) Fraksi Partai Demokrat.
Diketahui bahwa, Abdi Firdaus yang juga Politisi Partai Demokrat mengusulkan program Pembangunan alun – alun Bengalon dan Teluk Pandan untuk medongkrak ekonomi UMKM agar semakin melejit.
“PR terbesar saya menjadikan kecamatan Dapil saya itu sebagai wadah pergerakan usaha kecil menengah. Kemarin saya sempat mengusulkan khususnya di Daerah Pilihan saya yaitu di Bengalon, Teluk pandan akan dibangun alun – alun Bengalon dan Teluk Pandan. Itu rencana saya kedepan,” tuturnya.
Abdi Firdaus merupakan anggota Dewan yang selama masa jabatannya slalu memperjuangkan Aspirasi Soal Tenaga Kerja, bahkan di Bengalon itu dirinya sudah memperjuangkan tenaga kerja sekitar 2.478 orang yang dimasukkan di perusahaan pertambangan.
Menurutnya itu memang sudah tanggung jawabnya sebagai seorang anggota dewan, dan ia menegaskan tak harus menjadi anggota dewan untuk memperjuangkan hal tersebut, lantaran dari sebelum duduk di kursi DPRD ia juga telah memberikan manfaat bagi Masyarakat dalam hal tenaga kerja.
![]()

Tidak ada komentar