KAGAMA Kaltim sambut mahasiswa UGM yang ingin melakukan KKN. (Ist.)
Noisenews.co, Samarinda – Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dari 7 fakultas dan 12 program studi tiba di Samarinda untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM).
Mereka tergabung dalam “Tim KKN Petualangan Mahakam Periode II” dan akan ditempatkan di Desa Tani Baru dan Desa Muara Pantuan, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Selama 50 hari, para mahasiswa ini akan berbaur dengan masyarakat setempat untuk melaksanakan tugas “Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Berwawasan Lingkungan (Blue Economy) Berbasis Digital di Daerah Penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN)”.
Saat tiba di Samarinda, para mahasiswa di sambut oleh para pengurus KAGAMA Kaltim yakni Fauzul Idhi, KAGAMA Cabang Samarinda yakni Raynold Tumbo Panggalo, serta KAGAMA Kutai Kartanegara yaitu Muhammad Shafik Avicenna.
Perwakilan KAGAMA Kaltim, Fauzan menyampaikan jika pihaknya telah memberikan bantuan satu set alat pemanen air hujan untuk digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Anggana, Kukar.
Tak hanya itu, Jauhar Efendi selaku anggota Kagama mengatakan bahwa banyak dari anggota KAGAMA yang hadir dalam acara penyambutan mahasiswa tersebut.
“Semoga adik-adik menikmati proses KKN dan memberikan kontribusi maksimal kepada masyarakat desa, serta menjaga nama baik almamater,” ujarnya, Rabu (3/7/2024).
Senada dengan Jauhar, Ketua Pengda KAGAMA Kaltim, Fauzul Idhi, yang akrab disapa Didiek, menginformasikan bahwa sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi KKN, para mahasiswa disediakan penginapan gratis di Hotel Mesra Internasional,
“Penyambutan kedatangan mahasiswa KKN, mengingatkan masa lalu saat mengikuti kegiatan KKN,” jelasnya.
Terakhir, Gede Agung Krisna Ambara, Ketua Kelompok Tim KKN-PPM UGM, menyampaikan kepada wartawan bahwa penyambutan dari KAGAMA Kaltim, KAGAMA Kutai Kartanegara, dan KAGAMA Samarinda memberikan kesan yang mendalam dan dalam meningkatkan semangat mahasiswa.
“Semoga mahasiswa dapat melaksanakan program kerja dengan maksimal di desa tujuan,” tutupnya. (Bey)

Tidak ada komentar