KPID Kaltim Dorong Generasi Muda Jadi Agen Literasi Media Melalui Program PKL

waktu baca 2 menit
Rabu, 23 Jul 2025 15:01 0 183 Redaksi

Siswa-siswi SMK TI Labbaika Samarinda mendengarkan penjelasan dari Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kalimantan Timur, Tri Heriyanto, saat mengikuti kegiatan PKL di Kantor KPID Kaltim. 

Noisenews.co Samarinda – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi media, salah satunya melalui program penerimaan siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL). Pada Selasa (22/7/25), KPID Kaltim menerima siswa-siswi dari SMK TI Labbaika Samarinda untuk mengikuti program PKL yang dipusatkan di kantor KPID Kaltim, Samarinda.

Program ini tidak hanya sekadar tempat magang, tetapi menjadi ruang edukatif bagi siswa untuk memahami dunia penyiaran secara lebih dalam. Kegiatan ini sekaligus bertujuan menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya tayangan media yang bertanggung jawab serta membekali mereka dengan wawasan tentang regulasi penyiaran.

Dalam pelaksanaan PKL, para siswa diajak langsung untuk melihat mekanisme kerja KPID, termasuk proses pemantauan siaran dan penyusunan rekomendasi. Mereka juga diperkenalkan pada undang-undang dan pedoman penyiaran sebagai acuan lembaga dalam menjalankan tugasnya.

Menurut Tri Heriyanto, Koordinator Bidang Kelembagaan KPID Kaltim, program ini merupakan bagian dari strategi membangun generasi yang tidak hanya paham teknologi, tetapi juga kritis dalam menerima informasi. 

“Kami ingin anak-anak muda bisa menjadi agen perubahan dalam dunia media, bukan sekadar penonton pasif, tapi juga sadar akan tanggung jawab sosial dari tayangan yang mereka konsumsi,” tegasnya.

Para siswa sendiri mengaku sangat antusias. Banyak dari mereka menyatakan baru pertama kali mengetahui secara detail bagaimana proses pengawasan siaran dilakukan serta pentingnya lembaga seperti KPID dalam menjaga etika penyiaran.

Pihak sekolah melalui guru pembimbingnya, Tami, juga berharap pengalaman ini akan memberi kontribusi besar dalam pembentukan karakter siswa yang kritis dan bertanggung jawab. 

“Di tengah gempuran informasi yang tidak selalu positif, peran lembaga penyiaran dan pengawasan seperti KPID menjadi penting untuk dipahami oleh generasi muda,” katanya.

KPID Kaltim berharap dengan bekal yang diberikan selama PKL, siswa-siswi tersebut dapat menjadi duta literasi media di lingkungan masing-masing, baik di sekolah maupun di masyarakat. Langkah ini diharapkan memperkuat fondasi masyarakat yang melek informasi di era digital yang semakin dinamis.(Cep/ADV/DISKOMINFOKALTIM). (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA