DPRD Samarinda Tekankan Sinergi Disdikbud Dalam Peningkatan Kualitas Guru

waktu baca 2 menit
Sabtu, 5 Jul 2025 13:18 0 55 Redaksi

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie. (Ist)

Noisenews.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menegaskan pentingnya peningkatan kualitas guru, sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya memperbaiki mutu pendidikan di daerah. Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie mengatakan, pemerintah tidak cukup hanya membangun infrastruktur sekolah atau memperluas akses pendidikan. Aspek kualitas pengajar juga harus menjadi prioritas karena menyangkut langsung pada proses belajar-mengajar di kelas.

“Tadi kami sedikit memberi masukan berkaitan tentang peningkatan kualitas guru. Karena faktanya, masih banyak tenaga pendidik kita yang belum memiliki kompetensi sesuai kebutuhan saat ini,” kata Novan.

Ia mengungkapkan, salah satu penyebab lemahnya kualitas SDM guru di Samarinda adalah, karena terbatasnya rekrutmen tenaga pendidik baru dalam beberapa tahun terakhir. Sementara di sisi lain, setiap tahun puluhan guru memasuki masa pensiun, sehingga menyebabkan kekosongan posisi yang tidak segera tergantikan.

“Ini menjadi tantangan yang harus segera direspons. Karena bagaimanapun juga, kualitas pendidikan sangat bergantung pada kualitas gurunya,” jelasnya.

Meski demikian, Novan juga menyoroti bahwa upaya untuk meningkatkan kompetensi guru, seperti pelatihan dan pendidikan berkelanjutan, bukan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Disdikbud Samarinda. Kewenangan tersebut berada di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kota Samarinda.

“Memang, Disdikbud tidak memiliki wewenang penuh untuk menyelenggarakan diklat atau pelatihan bagi guru. Itu domainnya BPSDM. Tapi seharusnya bisa ada kolaborasi lebih intens antara keduanya,” tegasnya.

Komisi IV mendorong agar Pemkot Samarinda segera menyusun strategi terpadu, yang melibatkan Disdikbud dan BPSDM. Guna memastikan pelatihan guru bisa berjalan lebih rutin, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Kita ingin pendidikan kita tidak hanya unggul dari sisi bangunan atau fasilitas, tapi juga dari sisi kualitas pengajarnya. Ini investasi jangka panjang yang tidak bisa diabaikan,” pungkasnya. (Rad/ADV/DPRD Samarinda)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA