Berikan Kenyamanan Saat Berolahraga, Dispora Kaltim Berikan Pembatas Kendaraan di Sekitar Stadion

waktu baca 2 menit
Senin, 23 Jun 2025 15:44 0 51 Redaksi

Stadion Gelora Kadrie Oening yang diberi pembatasan kendaraan. (Ist)

Noisenews.co, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) mengambil langkah tegas demi mewujudkan ruang olahraga yang aman dan nyaman di kawasan Stadion Gelora Kadrie Oening Sempaja, Samarinda, seluruh kendaraan bermotor resmi dilarang melintas di jalur lingkar stadion.

Kebijakan ini bukan sekadar imbauan, tetapi instruksi langsung dari Kepala Dispora Kaltim. Jalur lingkar stadion, yang selama ini menjadi tempat favorit masyarakat untuk jogging, bersepeda, dan berbagai aktivitas kebugaran, kini ditetapkan sebagai zona steril dari kendaraan.

“Ini merupakan arahan dari Kepala Dinas. Kami ingin jalur ini kembali menjadi ruang aman dan nyaman untuk warga berolahraga, tanpa terganggu kendaraan,” tegas Junaidi, Kepala UPTD Dispora Kaltim.

Langkah ini menyasar bukan hanya masyarakat umum, tetapi juga pegawai Dispora sendiri serta tamu yang berkunjung ke area stadion. Junaidi menyebutkan bahwa hanya dalam situasi khusus seperti keperluan teknis, pengangkutan alat berat, atau kegiatan kedinasan mendesak, kendaraan dapat melintas dengan izin.

“Aturannya berlaku untuk semua. Kecuali ada keperluan mendesak yang tidak bisa ditunda, maka kendaraan harus dihindarkan dari jalur lingkar,” ujarnya.

Bukan tanpa alasan, kebijakan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya keluhan masyarakat atas aktivitas kendaraan yang kerap membahayakan pengguna lintasan. Padahal, stadion merupakan salah satu fasilitas publik yang seharusnya mendukung gaya hidup sehat dan inklusif.

“Bayangkan saja, ada anak-anak yang lari, ibu-ibu jalan santai, atau lansia yang berolahraga, lalu tiba-tiba kendaraan bermotor lewat. Ini soal keselamatan dan kenyamanan bersama,” tambahnya.

Dispora Kaltim berharap, kebijakan ini menjadi awal dari tertibnya pengelolaan kawasan olahraga publik. Menurut Junaidi, ini juga menjadi momen reflektif bagi internal Dispora agar menjadi teladan dalam kedisiplinan penggunaan ruang bersama.

“Kalau kami saja tidak bisa disiplin, bagaimana masyarakat bisa ikut aturan? Ini adalah komitmen bersama untuk menjaga fasilitas yang sudah disediakan pemerintah,” tuturnya.

Di balik larangan tersebut, tersirat semangat besar menghadirkan ruang publik yang benar-benar bisa menjadi nafas sehat bagi warganya. Tak hanya itu, Dispora juga membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut mengawasi dan memberikan masukan demi terciptanya suasana yang lebih tertib.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa ini demi mereka juga. Mari kita rawat bersama fasilitas ini,” pungkas Junaidi.

Dengan pembatasan kendaraan bermotor, jalur lingkar Stadion Sempaja kini diharapkan menjadi ruang yang lebih humanis tempat tubuh digerakkan, pikiran disegarkan. (Rad/ADV/Dispora Kaltim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA