Sangatta – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Joni ungkapkan beberapa usulan masyarakat akan kebutuhan tenda dan kursi dalam resesnya di Sepaso Bengalon beberapa waktu lalu untuk kegiatan dan acara warga, hal ini diungkapkan nya pada awak media, Rabu (1/5/2024).
“Tadi malam itu yang banyak disampaikan adalah jalan dan keperluan lingkungan. Misalnya keperluan lingkungan itu seperti kursi dan tenda karena alasan mereka tuh di berbagai kegiatan selalu membutuhkan itu. Jadi bukan hanya hajatan orang nikahan atau lainnya,” ungkap Joni.
Masyarakat dalam resesnya tetap mengusulkan perbaikan infrastruktur seperti perbaikan jalan, namun ada permintaan khusus berupa fasilitas perlengkapan dalam kegiatan warga.
“Maksudnya selain infrastruktur ada beberapa usulan lain, kalau infrastruktur itu sudah pasti seperti yang belum terjangkau belum ada drainase. Tapi masyarakat tadi malam banyak usulan yaitu minta tenda dan kursi kursi,” ucap Joni Ketua DPRD Kutim.
Selama pelaksanaan reses joni berhasil mengunjungi sejumlah wilayah di dapilnya dan melakukan dialog dengan berbagai elemen masyarakat. Hasil dari dialog tersebut terkait dengan aspirasi masyarakat tentang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan berbagai hal lainnya.
Ia berkomitmen akan terus perjuangkan dan kawal aspirasi masyarakat serta mewujudkan usulan – usulan masyarakat dengan rencana mengalokasikan anggaran. Ia pun berharap untuk tetap menjadi ketua anggaran agar bisa mewujudkan usulan tersebut lebih banyak.
“Ini reses kedua di tahun 2024, sebenarnya ini terlambat karna kemarin kita ada tugas. Tapi yg penting dilaksanakan. Insyallah aspirasi masyarakat akan tetap di akomodir, mungkin nanti saya masuk dengan angaran perubahan, mudahan nanti kalau memang saya masih ketua anggarannya ya artinya anggaran cukup besar. Insyaallah apa yang disukai masyarakat bisa diwujudkan lebih banyak,” tuturnya.
![]()

Tidak ada komentar