Para Dewan Juri saat berunding dan memberikan penilaian desain logo MTQ Nasional 2024 di Kaltim. (Ist)
Noisenews.co, Samarinda – Sejak dibuka Sayembara Desain Logo Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke 30 Tahun 2024 mendatang, tercatat sudah 323 peserta yang mendaftar melalui Google Form dan 76 diantaranya sudah mengirimkan karya logo dan kelengkapan berkas.
Dijelaskan HM Jauhar Effendi selaku salah satu Dewan Juri, bahwa pembukaan sayembara logo sudah dibuka sejak 1 Desember 2023 lalu.
Ditambahkan Jauhar bahwa semula batas waktu pendaftaran dan pengiriman karya desain ditutup tanggal 23 Desember 2023. Namun mengingat pembuatan desain logo harus memerlukan riset dan lain-lain, para Dewan juri yang diketuai Ir. Hadri sepakat untuk memperpanjang waktu pendaftaran dan pengiriman karya disain logo hingga tanggal 5 Januari 2024.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil rekapitulasi dari staf Sekretariat Sayembara Logo MTQ Nasional Tahun 2024, jumlah karya desain logo yang sudah dikirim dan diterima sebanyak 76 peserta. Mereka berasal dari 17 provinsi di Indonesia,” jelasnya.
“Selain peserta dari tuan rumah Kaltim, peserta lain berasal dari Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Riau, Banten, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Daerah Istimewa Aceh, dan Provinsi Sulawesi Selatan,” tambahnya.
Jauhar memaparkan, bahwa Dewan Juri mewakili berbagai unsur. Ada unsur LPTQ, akademisi, tokoh masyarakat, unsur dari Kementerian Agama Pusat, unsur profesi dan unsur dari Kanwil Agama Provinsi Kaltim.
Pihak panitia pun merasa puas, karena cukup banyak antusiasme peserta yang mendaftar serta tersebar dari berbagai Provinsi di Indonesia.
Jauhar ketika ditanya wartawan, dari provinsi mana yang paling banyak mengirimkan karya disain logo MTQ Nasional, untuk sementara adalah Provinsi Jawa Tengah. Disusul Jawa Timur. Sedangkan Kaltim dan Jabar menduduki urutan ketiga mengirimkan karya terbanyak.
Setelah Dewan Juri melakukan rapat awal tanggal 21 Desember 2023, Dewan Juri sepakat melakukan penilaian secara maraton, mulai kemarin (28/12/2023) dan puncaknya akan dilakukan Rapat Pembahasan secara pleno setelah penutupan pendaftaran dan penyampaian karya Disain Logo MTQ Nasional pada tanggal 5 Januari 2024.
Penanggungjawab Sayembara, Sekda Prov. Kaltim, Sri Wahyuni, yang juga sekaligus sebagai Ketua LPTQ Kaltim, mengingatkan kepada para Dewan Juri agar dalam melakukan penilaian berlaku secara adil.
Sri Wahyuni, menambahkan, melalui sayembara ini, maka gaung MTQ Nasional XXX, Tahun 2024, di Kalimantan Timur, sudah mulai kedengaran di seantero Nusantara.

Tidak ada komentar