Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman menyatakanagar perayaan May Day selanjutnya bisa digelar malam hari agar cuaca tidak terasa terlalu panas.
Mengingat cuaca sangatta yang cukup panas dibulan mei ini membuat Bupati Kutim merasa kurang nyaman di pegelaran hari buruh internasional yang di selenggarakan di Lapangan Polder Ilham Maulana Sangatta, Rabu (1/5/2024).
“Kita berada di sini saat siang hari ini dengan suasana yang cukup panas, seandainya ini berjalan pada malam hari maka biasanya anak istri keluarga juga ikut menikmati hari buruh internasional. Nah mungkin ini perlu teman – teman panitia untuk tahun depan barangkali ini bisa dicoba dibicarakan kembali,” ungkapnya.
Ia pun mengenang kembali perayaan hari buruh internasional di tahun 2011 yang digelar pada malam hari sehingga bisa mengajak seluruh anggota keluarga.
“Ssebagaimana dulu pernah kita lakukan setiap tahun sejak 2011, kita melaksanakan peringatan hari buruh sedunia itu di lapangan terbuka dengan mengajak semua keluarga buruh kemudian bersama – sama kita menikmati suguhan- suguhan, baik itu musik dan juga doorprize sama seperti sekarang ini yang kita siapkan,” ucap orang nomor satu di Kutim ini.
Ditengah – tengah sambutannya, Bupati Kutim mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi untuk semua buruh, panita dan semua yang hadir pada peringatan hari buruh internasional ini.
“Terakhir saya atas nama Pemerintah Kutai Timur menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada buruh yang saat ini sudah mendapatkan keinginannya yaitu hari buruh internasional itu menjadi tanggal merah di Republik Indonesia,” jelasnya.
![]()

Tidak ada komentar