Yan Katakan Ada Oknum Nakal Perusahaan Terkait Penggelapan Uang BPJS

waktu baca 2 menit
Kamis, 9 Mei 2024 16:12 0 466 Redaksi

Sangatta – Di hari Buruh Nasional, Yan Ipui pria kelahiran Rantau Panjang yang duduk di Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telusuri kasus dugaan penggelapan dana BPJS karyawan.

Upayanya dalam kesejahteraan buruh dibuktikan dengan slalu mengawal jalannya komunikasi antara perusahaan dan karyawan agar terjalin harmonis tanpa merugikan pihak manapun.

Saat diwawancarai awak media, ia pun mengatakan siap turun langsung kepalapangan jika ada surat penugasan untuk memeriksa ke perusahaan terkait kasus / dugaan – dugaan laporan dari para buruh.

“Nah ketika ada surat kita akan pergi untuk menindaklanjuti, apa yang belum terhubung, kita komunikasikan dengan serikat yang mengayomi para anggota – anggota buruh yang ada di perusahaan. Dan kami siap sedia kapan saja ketika ada surat masuk itu tidak pernah kita menolak terkait dengan hal – hal untuk sejahteraan masyarakat kita. Kita siap turun kalau memang ada,” ungkapnya.

Ditemui di Gedung DPRD Kawasan Bukit Pelangi, Rabu (1/5/2024) ia menyebutkan bahwa siap siaga untuk terus mengawal kemakmuran buruh. Beberapa waktu lalu, ia sempat menelusuri kasus dugaan BPJS yang tidak dipenuhi oleh perusahaan.

“Keluhan BPJS ada potongan gaji dari perusahaan, tapi berujung ketika dicek BPJS nya tidak ada nominalnya,” tuturnya.

Sempat membuat beberapa pihak khawatir, namun setelah didalami memang ada beberapa oknum nakal yang menggelapkan uang tersebut.

“Beberapa kasus ya di beberapa perusahaan tertentu memang itu benar dipotong sudah gaji mereka, ternyata oknum – oknum tertentu belum menyalurkan itu ke BPJS sehingga BPJS ada yang sudah mati karena tidak menyetor, dan itu sering kita temukan tapi tidak semua,” jelasnya pada awak media.

Loading

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA