Bupati Kutim: Pengabdian kepada Negara dan Masyarakat Kunci Keberhasilan ASN

waktu baca 3 menit
Jumat, 15 Mei 2026 08:51 0 23 Redaksi

Noisenews.co, Sangatta — Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan 116, 117, dan 118 di Aula Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (13/5/2026).

Sebanyak 128 peserta dinyatakan lulus 100 persen setelah mengikuti pelatihan selama 93 hari atau setara 673 jam pelajaran (JP), sejak 9 Februari hingga 13 Mei 2026.Dalam sambutannya, Ardiansyah membagikan pengalaman hidupnya saat pertama kali menjadi PNS sebagai guru dengan golongan III/a yang ditempatkan di Kecamatan Muara Ancalong.“Pertama kali bertugas sebagai guru, saya ditempatkan di Kecamatan Muara Ancalong,” kenangnya.

Ia juga menceritakan perjuangan hidup di masa lalu dengan penghasilan awal sebagai PNS sebesar Rp160 ribu per bulan.“Bahkan dulu pernah merasakan makan nasi bulgur yang baunya sangat menyengat. Direndam lama pun tetap bau. Tapi tetap dimakan karena kalau tidak makan ya kelaparan,” ujarnya.Menurutnya, pengabdian kepada negara dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan seorang aparatur sipil negara (ASN), sehingga para CPNS diharapkan tetap bersyukur dan menjaga semangat melayani masyarakat.

Widyaiswara Ahli Utama BPSDM Kalimantan Timur, Jauhar Efendi, menilai kisah yang disampaikan Bupati Kutim menjadi pelajaran penting bagi para peserta Latsar untuk selalu bersyukur atas kondisi saat ini, termasuk terkait penyesuaian Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) di tengah kondisi keuangan negara dan daerah.Sementara itu, Kepala BKPSDM Kutai Timur, Misliansyah, menjelaskan peserta Latsar berasal dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kutim, termasuk kecamatan dan rumah sakit tingkat kecamatan.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional (PKMF) BPSDM Kaltim, Apriyana, menyampaikan bahwa metode pelatihan dilakukan melalui blended learning, yakni kombinasi pembelajaran daring dan tatap muka.“Peserta juga melaksanakan pembelajaran mandiri melalui modul yang telah disediakan panitia secara online,” jelasnya.Kepala BPSDM Kalimantan Timur, Nina Dewi, turut mengapresiasi kolaborasi antara Pemkab Kutim dan BPSDM Kaltim dalam penyelenggaraan Latsar CPNS tersebut.“Peserta telah dibekali nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK agar tidak hanya memiliki kecakapan teknis, tetapi juga berintegritas, bermental melayani, dan berjiwa nasionalis,” tegas Nina.

Pada kesempatan itu, panitia juga mengumumkan peserta terbaik dari masing-masing angkatan. Peringkat pertama Angkatan 116 diraih ST Rahmawati dari Inspektorat Daerah, Angkatan 117 diraih Fadhilla Puji Cahyani dari Dinas Permukiman, dan Angkatan 118 diraih Hardiansyah dari Kantor Camat Bengalon.Jauhar Efendi memberikan apresiasi khusus kepada Fadhilla dan Hardiansyah atas konsistensi serta semangat mereka selama mengikuti proses aktualisasi dan seminar.Khusus untuk Hardiansyah, Jauhar menyebut inovasi digitalisasi arsip dinamis yang dilakukan peserta dari Kecamatan Bengalon tersebut berhasil mengantarkan kecamatannya meraih Juara II lomba kearsipan tingkat kecamatan se-Kutai Timur.

Acara penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri para kepala perangkat daerah, camat, mentor peserta Latsar, serta jajaran BPSDM Kalimantan Timur sebagai mitra strategis BKPSDM Kutai Timur.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA